100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen

5 Sep

100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen

Sumber :
A. Kenneth Curtis, J. Stephen Lang & Randy Petersen, 100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen, Immanuel, 1999.

Image

Tahun dan Peristiwa

Tahun-tahun di bawah ini merupakan beberapa yang terpenting dalam sejarah gereja.

Tahun – Peristiwa

1) 64 Roma Terbakar

2) 70 Titus Menghancurkan Yerusalem

3) ±150 Yustinus Martir Menulis Apologynya

4) ±156 Kemartiran Polikarpus

5) 177 Irenaeus Menjadi Uskup Lyons

6) ±196 Tertullianus Mulai Menulis Buku-buku Kristen

7) ±205 Origenes Mulai Menulis

8) 251 Cyprianus Menulis On the Unity of the Church

9) 270 Antonius Memulai Hidupnya sebagai Pertapa

10) 312 Pertobatan Konstantinus

11) 325 Konsili Nicea

12) 367 Surat Athanasius Mengakui Kanon Perjanjian Baru

13) 385 Uskup Ambrosius Menentang Ratu

14) 387 Pertobatan Agustinus

15) 398 Yohanes Chrysostomus Menjadi Uskup Konstantinopel

16) 405 Hieronimus Menyelesaikan Vulgata

17) 432 Patrick Berangkat sebagai Misionaris ke Irlandia

18) 451 Konsili Chalcedon

19) 529 Benedictus dari Nursia Mendirikan Ordo Biaranya

20) 563 Columba Berangkat sebagai Misionaris ke Skotlandia

21) 590 Gregorius I menjadi Paus

22) 664 Sinode Whitby

23) 716 Bonifatius Berangkat sebagai Misionaris

24) 731 Bede yang Patut Dipuja Menyelesaikan Karyanya Sejarah Gereja Bangsa Inggris

25) 732 Pertempuran Tours

26) 800 Karel Agung Dinobatkan Menjadi Kaisar

27) 863 Cyrillus dan Methodius Mengabarkan Injil kepada Orangorang Slavia

28) 909 Biara Didirikan di Cluny

29) 988 Pertobatan Vladimir, Pangeran Rusia

30) 1054 Skisma Gereja Timur dan Barat

31) 1093 Anselmus Menjadi Uskup Agung Canterbury

32) 1095 Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama

33) 1115 Bernardus Mendirikan Biara di Clairvaux

34) ±1150 Universitas Paris dan Universitas Oxford Didirikan

35) 1173 Peter Waldo Memulai Gerakan Kaum Waldens

36) 1206 Fransiskus dari Asisi Meninggalkan Kekayaannya

37) 1215 Konsili Lateran Keempat

38) 1273 Thomas Aquinas Menyelesaikan Karyanya Summa Theologica

39) 1321 Dante Menyelesaikan The Divine Comedy

40) 1378 Catherina dari Siena Pergi ke Roma untuk Mendamaikan Skisma Besar

41) ±1380 Wycliffe Mengawasi Penerjemahan Alkitab ke dalam Bahasa Inggris

42) 1415 Yohanes Hus Dibakar pada Tiang Pancang

43) 1456 Johann Gutenberg Membuat Alkitab Cetak yang Pertama

44) 1478 Pendirian Inkuisisi Spanyol

45) 1498 Savonarola Dieksekusi

46) 1512 Michelangelo Menyelesaikan Langit-langit Kapel Sistina

47) 1517 Martin Luther Memampangkan Sembilan Puluh Lima Dalilnya

48) 1523 Zwingli Memimpin Reformasi Swiss

49) 1525 Gerakan Anabaptis Dimulai

50) 1534 Undang-undang Supremasi Henry VIII

51) 1536 Yohanes Calvin Menerbitkan Institutio: Pengajaran Agama Kristen

52) 1540 Paus Mengakui Kaum Yesuit

53) 1545 Pembukaan Konsili Trente

54) 1549 Cranmer Menciptakan Buku Doa Umum

55) 1559 John Knox Kembali ke Skotlandia untuk Memimpin Reformasi

56) 1572 Pembantaian pada Hari Santo Bartolomeus

57) 1608-1609 John Smyth Membaptis Orang-orang Baptis Pertama

58) 1611 Penerbitan Alkitab Versi Raja James

59) 1620 Para Peziarah Menandatangani Perjanjian Mayflower

60) 1628 Comenius Diusir dari Negerinya

61) 1646 Pengakuan Iman Westminster

62) 1648 George Fox Mendirikan Society of Friends

63) 1662 Rembrandt Menyelesaikan Lukisan Kembalinya Anak Hilang

64) 1675 Philip Jacob Spener Menerbitkan Pia Desideria

65) 1678 Karya John Bunyan The Pilgrim’s Progress Diterbitkan

66) 1685 Kelahiran Johann Sebastian Bach dan George Frederic Handel

67) 1707 Penerbitan Hymns and Spritual Songs Karya Isaac Watts

68) 1727 Kebangunan Rohani di Herrnhut Mengawali Moravian Brethren

69) 1735 Kebangunan Rohani Besar di bawah Jonathan Edwards

70) 1738 Pertobatan John Wesley

71) 1780 Robert Raikes Memulai Sekolah Minggu

72) 1793 William Carey Berlayar Menuju India

73) 1807 Parlemen inggris Mengadakan Pemungutan Suara untuk Menghapuskan Perdagangan Budak

74) 1811 Para Campbell Mengawali Gerakan Disciples of Christ

75) 1812 Adoniram dan Ann Judson Berlayar Menuju India

76) 1816 Richard Allen Mendirikan Gereja Episkopal Methodis Afrika

77) 1817 Elizabeth Fry Mengawali Pelayanan bagi Narapidana Perempuan di Penjara

78) 1830 Mulainya Kebangunan Rohani Perkotaan oleh Charles G. Finney

79) ±1830 John Nelson Darby Membantu Mengawali Plymouth Brethren

80) 1833 Khotbah John Keble tentang “Murtad Nasional” Memicu Gerakan Oxford

81) 1854 Hudson Taylor Tiba di Cina

82) 1854 Soren Kierkegaard Menerbitkan Serangan terhadap Kekristenan

83) 1854 Charles Haddon Spurgeon Menjadi Imam di London

84) 1855 Pertobatan Dwight L. Moody

85) 1857 David Livingstone Menerbitkan Missionary Travels

86) 1865 William Booth Mendirikan Bala Keselamatan

87) 1870 Paus Pius IX Memproklamasikan Doktrin Infalibilitas Paus

88) 1886 Gerakan Relawan Mahasiswa Dimulai

89) 1906 Kebangunan Rohani Azusa Street Memunculkan Aliran Pentakostalisme

90) 1910-1915 Penerbitan Buku The Fundamentals Memunculkan Gerakan Fundamentalis

91) 1919 Tafsiran Surat Roma oleh Karl Bath Diterbitkan

92) 1921 Radio Kristen Pertama Mengudara

93) 1934 Cameron Townsend Memulai Institut Linguistik Musim Panas

94) 1945 Dietrich Bonhoeffer Dieksekusi Nazi

95) 1948 Dewan Gereja-gereja se-Dunia Terbentuk

96) 1949 Kampanye Los Angeles Billy Graham

97) 1960 Berawalnya Pembaruan Karismatik Modern

98) 1962 Konsili Vatikan II Dimulai

99) 1963 Martin Luther King, Jr., Memimpin Pawai ke Washington

100) 1966-1976 Gereja Cina Bertumbuh tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan

PendahuluanSepuluh peristiwa terpenting apa yang pernah terjadi dalam kehidupan Anda selama kurun waktu lima tahun terakhir ini? Sekarang tanyakanlah kepada ayah, puteri, suami atau istri, atau dua orang sahabat karib Anda untuk menjawab pertanyaan yang sama tentang diri Anda. Segera Anda menyadari bahwa cara pandang kita terhadap suatu peristiwa bisa berbeda dengan orang lain, termasuk mereka yang sangat dekat dengan kita.Sekarang marilah kita mengakui bahwa tidak seorang pun dapat dengan pasti menunjuk tanggal-tanggal terpenting dalam sejarah gereja. Tentunya, daftar yang ada pada Tuhan tentang hal itu mungkin akan sangat berbeda dengan daftar yang kita buat.
Kami tidak bermaksud menjadi wasit resmi untuk menentukan peristiwa apa yang terpenting dalam kehidupan gereja pada abad-abad lampau. Namun kami berupaya menampilkan selintas berbagai peristiwa dalam sejarah umat Tuhan yang rumit. Peristiwa tersebut diharapkan akan memberi garis-garis besar serta para pelaku yang telah membentuk kekristenan kepada yang bukan sejarawan dan bukan pengamat.Banyak orang Kristen dewasa ini ingin mengetahui lebih banyak tentang asal-usul keyakinan mereka serta berapa banyak ajaran dan praktik gereja mereka yang telah terwujud. Namun mereka tidak mempunyai waktu atau kecenderungan membaca karya akademis yang berjilid-jilid banyaknya. Hanya buku semacam inilah yang dapat memberikan kepuasan bagi kehausan mereka. Bagi orang-orang non-Kristen, buku ini merupakan buku acuan andal untuk lebih mengenal para tokoh terkemuka, berbagai gerakan, makna dan peristiwa-peristiwa dalam sejarah kekristenan yang panjang.Kami memulai sejarah gereja setelah (atau setidak-tidaknya yang di luar) peristiwa-peristiwa yang tercatat dalam Perjanjian Baru. Jelas bahwa kebangkitan, pertobatan Paulus, Konsili Yerusalem dan sebagainya adalah peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah gereja. Namun di mana kita harus berhenti? Oleh karenanya, kami memilih hanya peristiwa-peristiwa yang tidak tercatat dalam Perjanjian Baru.Kami tidak menyusun beragam peristiwa tersebut menurut urutan pentingnya, tetapi secara kronologis agar dapat menelusuri abad demi abad.Beberapa pilihan yang bernilai tinggi telah kami lewatkan karena kami merasa bahwa hal itu dapat digabungkan dengan peristiwa lain. Misalnya, karena survei telah membuktikan bahwa Ninety-Five Theses Luther dan Diet of Worms ada kaitan satu sama lain, maka kami hanya menyertakan judul pertama yang meliputi keduanya.Peristiwa-peristiwa lainnya telah disertakan bukan saja karena pentingnya tetapi bagaimana dampak peristiwa-peristiwa itu, atau betapa keadaan akan berbeda, jika peristiwa-peristiwa tersebut tidak terjadi. Misalnya Sidang Sinode Whitby tidak mungkin tercatat sebagai salah satu persidangan gereja besar, tetapi sangatlah penting bahwa Gereja Inggris memilih untuk bersatu dengan Roma pada waktu itu. Sejarah mungkin akan berbeda jika mereka memilih alternatif lain.

Kami juga rnenyertakan beberapa hal yang mungkin terkesan direkayasa dan mengada-ada. Dunia tidak berubah, begitu gereja, pada saat kelahiran Bach dan Handel. Namun, tidak menyertakan sumbangsih musik mereka bagi kehidupan ibadah sungguh akan merupakan suatu cacat. Oleh karena itu, beberapa peristiwa disertakan di sini khususnya karena nilai simbolisnya.

Meskipun demikian, terdapat beberapa alternatif menarik yang kami tidak sertakan dalam kurun waktu dua dasawarsa terakhir, karena kita masih sangat dekat dengan peristiwa-peristiwa itu untuk perspektif yang dibutuhkan.

Mungkin ada cemoohan atas pilihan-pilihan kami yang lebih banyak berbicara tentang dunia Barat, kaum lelaki, Protestan dan kaum evangelikal. Di satu pihak, memang hal ini tak terelakkan, dan di lain pihak hal ini mencerminkan bias kami.

Tetapi kami tidak bersikukuh bahwa pilihan kami inilah yang final. Sebenarnya dari awal kami mengharaukan tanggapan para pembaca yang ingin menyodorkan kemungkinan adanya peristiwaperistiwa laip yang dapat disertakan atau yang dapat dilewatkan. Untuk itu kami mengundang para pembaca agar menulis pendapatnya kepada kami, disertai dengan alasan-alasan rinci. Jika tanggapan tersebut cukup meyakinkan, maka kami akan menerbitkan jilid kedua dengan judul “Kejadiankejadian Penting Lain dalam Sejarah Gereja” (More Important Events in Church History). Kami mengundang mereka yang ingin memberi komentar mengenai jilid kedua untuk menulis. Kirimkan kepada: Ken Curtis, Christian History Institute, Box 540, Worcester, PA 19490, atau Fax ke 215-584. 4610.

Ketika saya menjabat sebagai editor majalah Christian History, kami menulis kepada para pelanggan dan meminta mereka mengirimkan peristiwa-peristiwa yang mereka anggap layak dibukukan. Kemudian, setelah memilah-milah dan menyusun daftar ini, kami mengirimnya kembali kepada mereka ‘dengan catatan agar mereka dapat menandai pilihan-pilihan yang mereka setujui dan yang tidak disetujui; serta menambahkan, bila perlu, hal-hal yang tidak tercantum. Jawaban mereka mewujudkan daftar baru. Sebuah survei juga telah dilayangkan kepada para anggota American Society of Church History, sebuah kelompok sejarawan gereja profesional. Dalam memilih judul-judul peristiwa yang terdapat dalam buku ini, hasil survei tersebut mendapat perhatian cukup, meskipun saya yang bertanggung jawab dalam pemilihan final.

Sejak semula, dengan melakukan pemilihan, kami sepenuhnya sadar bahwa beberapa hal terpenting sungguh sukar dikenali dan diukur. Kami seperti bendaharawan di Bait Allah yang mungkin tidak menghiraukan pentingnya “uang keping yang dipersembahkan seorang janda”. Yesus telah menjelaskan bahwa cinta kasih merupakan tanda istimewa para pengikut-Nya. Ia juga berbicara tegas akan hal-hal sederhana seperti memberikan secangkir air atas nama-Nya. Banyak isi buku ini yang merefleksikan kualitas dasar kekristenan. Namun, apa saja sesungguhnya yang terpenting tidak akan kita ketahui hingga hari penghakiman umat manusia, yang memperlihatkan mana gandum dan mana debu jerami.

Ken Curtis

One Response to “100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen”

  1. Asia Africa October 1, 2009 at 4:59 pm #

    So inspire me!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: